Perawatan Telinga & Pendengaran di Puasa Ramadhan

By Dr.T.Yohanita.SpTHT

 Puasa Ramadhan membawa banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk bagi telinga

dan pendengaran. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kesehatan

telinga tetap terjaga selama menjalankan ibadah puasa. Simak tips dan cara merawat

telinga selama bulan Ramadhan dalam artikel ini.

Kesehatan Telinga dan Pendengaran di Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah momen untuk meningkatkan ibadah dan menjaga kesehatan

tubuh, termasuk kesehatan telinga dan pendengaran. Berikut adalah beberapa langkah

penting untuk merawat telinga selama bulan suci ini.

1. Jaga Kelembapan Telinga

Selama berpuasa, tubuh kehilangan banyak cairan yang dapat menyebabkan kekeringan, termasuk di area telinga. Pastikan untuk menjaga hidrasi yang cukup dengan minum

air putih yang cukup saat sahur dan berbuka.

2. Konsumsi Makanan dan Minuman Sehat

Nutrisi yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan telinga dan pendengaran.

Konsumsilah makanan kaya omega-3 seperti ikan salmon, kacang-kacangan, serta

sayuran hijau yang mengandung antioksidan. Minum air kelapa atau jus buah alami

juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

3. Konsumsi Suplemen Jika Diperlukan

Beberapa vitamin dan mineral penting untuk kesehatan pendengaran, seperti vitamin B12,

magnesium, dan zinc. Jika diperlukan, konsultasikan dengan dokter mengenai konsumsi

suplemen yang dapat mendukung kesehatan telinga.

4. Hindari Penggunaan Cotton Bud Secara Berlebihan

Membersihkan telinga dengan cotton bud secara berlebihan dapat mendorong kotoran

lebih dalam dan menyebabkan penyumbatan. Sebaiknya bersihkan telinga dengan cara

alami, seperti menggunakan tetesan minyak zaitun atau larutan saline jika diperlukan.

5. Waspadai Infeksi Akibat Kelembapan Berlebih

Beberapa orang mengalami keringat berlebih di sekitar telinga saat berpuasa, terutama

saat cuaca panas. Pastikan untuk menjaga kebersihan dan mengeringkan area sekitar

telinga setelah mandi atau berwudhu.

6. Hindari Penggunaan Earphone Terlalu Lama

Mendengarkan ceramah atau musik dengan earphone selama berjam-jam dapat

meningkatkan risiko infeksi dan gangguan pendengaran. Batasi penggunaannya dan

beristirahat setiap 30-60 menit.

7. Lakukan Olahraga Ringan

Aktivitas fisik ringan seperti stretching atau jalan santai dapat membantu melancarkan

peredaran darah ke seluruh tubuh, termasuk telinga dan otak. Ini dapat membantu

menjaga fungsi pendengaran tetap optimal.

8. Jaga Kualitas Ibadah dan Waktu Istirahat

Menjalankan ibadah dengan khusyuk serta mengatur waktu tidur yang cukup akan

membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hindari begadang yang

berlebihan agar tubuh tetap fit selama berpuasa.

9. Waspadai Perubahan Tekanan Telinga

Saat berpuasa, beberapa orang mungkin mengalami perubahan tekanan telinga akibat

perubahan pola makan dan cairan dalam tubuh. Jika telinga terasa penuh atau tersumbat,

cobalah mengunyah permen karet setelah berbuka atau melakukan teknik menelan

untuk menyeimbangkan tekanan.

10. Periksa Kesehatan Telinga Jika Ada Gangguan

Jika mengalami telinga berdenging, nyeri, atau penurunan pendengaran selama puasa,

segera konsultasikan dengan dokter spesialis THT untuk mendapatkan penanganan

yang tepat.

Kesimpulan

Merawat telinga selama bulan Ramadhan sangat penting untuk menjaga kesehatan

pendengaran dan kenyamanan saat beribadah. Dengan menjaga hidrasi, kebersihan,

pola makan sehat, olahraga ringan, serta waktu istirahat yang cukup, Anda dapat

menjalani puasa dengan lebih nyaman dan sehat.

Tetap jaga kesehatan telinga Anda selama bulan suci ini, dan jangan ragu untuk

berkonsultasi dengan dokter spesialis THT jika mengalami masalah pada pendengaran.


Dr. T. Yohanita, SpTHT
Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok



 


Komentar

Postingan populer dari blog ini